Desa Kalanganyar merupakan desa yang
terkenal dengan produksi tambaknya, potensi wisata memancing juga menjadi daya
tarik desa yang terletak di kecamatan Sedati. Para pengunjung dapat meyalurkan hobi memancing
ataupun sekedar berwisata kuliner makanan hasil olahan tambak.
Makanan hasil olahan tambak
yang berada di Desa Kalanganyar beragam mulai dari Otak Otak Bandeng, Bandeng
Presto dan masih banyak lagi. Melihat peluang tersebut, Posdaya Ekonomi mencoba
untuk memberikan ide dengan kreasi resep unik dan baru dengan bahan dasar
Bandeng yaitu Martabak Bandeng.
Martabak Bandeng
ini merupakan kreasi baru bagi warga Desa Kalangnyar sehingga dalam kegiatan
penjualannya, Desa Kalanganyar memiliki inovasi. Penyuluhan demo masak
bandeng difokuskan kepada ibu-ibu PKK di
sekitar desa Kalanganyar sejumlah 30 orang. Sabtu, pada pukul 09.00 para mahasisw
KKN sudah siap memulai acara. Namun, acara baru bisa dimulai 30 menit
setelahnya. Ibu ibu PKK yang sudah berdatangan, satu persatu mengisi form
registrasi dan duduk di kursi yang telah di sediakan.
Acara dipandu
oleh beberapa mahasiswa KKN yang memiliki tugasnya masing masing. Berlian yang
bertugas sebagai pembawa acara pada hari itu melakukan tugasnya dengan cukup
baik. Hal itu terlihat dari antusiasme para ibu ibu dalam mengikuti acara yang
di bawakan oleh Berlian dan kawan kawan. Begitu juga halnya dengan Najmi dan
Rani yang bertugas sebagai chef di
acara memasak martabak bandeng tersebut. Martabak yang mereka masak mampu
mengalihkan suasana panas terik matahari di siang bolong Kalanganyar.
Ekspektasi awal
kami dalam program ini adalah ibu ibu hanya akan dating tanpa mau
berpartisipasi dalam membuat martabak. Namun, semua pemikiran negatif terseut
ditepis. Bukan hanya mau berpartisipasi, ibu ibu PKK yang dating bahkan meminta
copy-an resep martabak bandeng yang
sedang di demonstrasikan. Mengingat kami sama sekali tidak berfikiran jika
program ini akan mendapat antusiasme yang tinggi, kami pun bergegas
memperbanyak copy-an resep yang belum
kami persiapkan sebelumnya. Butuh sekitar 10 menit untuk kami memfotocopy
resep, yang akibatnya suasana di balai desa akan kosong, tanpa ada acara yang
mengisi. Namun, hal tersebut dapat di minimalisir dengan penampilan posdaya
ekonomi yang bertanggung jawab pada hari itu. Selanjutnya
produk dari martabak bandeng di teruskan oleh kelompok ibu ibu PKK yang sudah
diberikan penyuluahan dan praktek sebelumnya.
Secara keseluruhan program yang dibentuk oleh pos daya ekonomi di kelompok 36 berjalan sukses. Hal tersebut dapat terlihat mulai dari antusiasme ibu ibu PKK yang mengikuti demo masak pada hari itu, juga tidak adanya kendala yang berarti di kegiatan tanggal 27 Juni tersebut.
Melalui potensi yang sudah dimiliki oleh Desa
Kalanganyar, daerah wisata memancing dan kuliner serta kegiatan dari Posdaya
Ekonomi tersebut, kamipun juga mempublikasikannya melalui sebuah sosial media
berupa blog. Blog ini nantinya digunakan agar dapat menjangkau masyarakat lebih
luas mencari tau mengenai Desa Kalanganyar dan sebagai bentuk dokumentasi
kegiatan KKN kelompok 36 selama berkontribusi di Desa Kalanganyar. Program
penyuluhan promosi yang akan memberdayakan karangtaruna di desa Kalanganyar
agar mampu menggunakan teknologi, yang nantinya akan diarahkan demi kemajuan
desa. Program ini melibatkan kerja sama antara remaja karangtaruna dan para
pengusaha lokal yang nantinya akan menguntungkan semua pihak termasuk desa. Mahasiswa
mempersiapkan sarana dan prasarana untuk pendirian program promosi melalui
media teknologi. Setelah semua kebutuhan telah dipenuhi, mahasiswa KKN mengajak
para pebisnis lokal untuk diajak kerjasama agar produk olahan mereka mau di
promosikan oleh karangtaruna setempat. Selanjutnya, penyuluhan dan pelatihan di
fokuskan kepada para karangtaruna agar mampu mengoperasikan sendiri media
teknologi yang akan digunakan untuk mempromosikan potensi desa mereka.
RKA & ASR
RKA & ASR
Tidak ada komentar:
Posting Komentar