Rabu, 01 Juli 2015

Warga: "Inovasi yang Baru dan Enak!"



         Desa Kalanganyar merupakan desa yang terkenal dengan produksi tambaknya, potensi wisata memancing juga menjadi daya tarik desa yang terletak di kecamatan Sedati. Para pengunjung dapat meyalurkan hobi memancing ataupun sekedar berwisata kuliner makanan hasil olahan tambak. Makanan hasil olahan tambak yang berada di Desa Kalanganyar beragam mulai dari Otak Otak Bandeng, Bandeng Presto dan masih banyak lagi. Melihat peluang tersebut, Posdaya Ekonomi mencoba untuk memberikan ide dengan kreasi resep unik dan baru dengan bahan dasar Bandeng yaitu Martabak Bandeng. 




Martabak Bandeng ini merupakan kreasi baru bagi warga Desa Kalangnyar sehingga dalam kegiatan penjualannya, Desa Kalanganyar memiliki inovasi. Penyuluhan demo masak bandeng  difokuskan kepada ibu-ibu PKK di sekitar desa Kalanganyar sejumlah 30 orang. Sabtu, pada pukul 09.00 para mahasisw KKN sudah siap memulai acara. Namun, acara baru bisa dimulai 30 menit setelahnya. Ibu ibu PKK yang sudah berdatangan, satu persatu mengisi form registrasi dan duduk di kursi yang telah di sediakan.



Acara dipandu oleh beberapa mahasiswa KKN yang memiliki tugasnya masing masing. Berlian yang bertugas sebagai pembawa acara pada hari itu melakukan tugasnya dengan cukup baik. Hal itu terlihat dari antusiasme para ibu ibu dalam mengikuti acara yang di bawakan oleh Berlian dan kawan kawan. Begitu juga halnya dengan Najmi dan Rani yang bertugas sebagai chef di acara memasak martabak bandeng tersebut. Martabak yang mereka masak mampu mengalihkan suasana panas terik matahari di siang bolong Kalanganyar.



Ekspektasi awal kami dalam program ini adalah ibu ibu hanya akan dating tanpa mau berpartisipasi dalam membuat martabak. Namun, semua pemikiran negatif terseut ditepis. Bukan hanya mau berpartisipasi, ibu ibu PKK yang dating bahkan meminta copy-an resep martabak bandeng yang sedang di demonstrasikan. Mengingat kami sama sekali tidak berfikiran jika program ini akan mendapat antusiasme yang tinggi, kami pun bergegas memperbanyak copy-an resep yang belum kami persiapkan sebelumnya. Butuh sekitar 10 menit untuk kami memfotocopy resep, yang akibatnya suasana di balai desa akan kosong, tanpa ada acara yang mengisi. Namun, hal tersebut dapat di minimalisir dengan penampilan posdaya ekonomi yang bertanggung jawab pada hari itu. Selanjutnya produk dari martabak bandeng di teruskan oleh kelompok ibu ibu PKK yang sudah diberikan penyuluahan dan praktek sebelumnya.



Secara keseluruhan program yang dibentuk oleh pos daya ekonomi di kelompok 36 berjalan sukses. Hal tersebut dapat terlihat mulai dari antusiasme ibu ibu PKK yang mengikuti demo masak pada hari itu, juga tidak adanya kendala yang berarti di kegiatan tanggal 27 Juni tersebut.





Melalui potensi yang sudah dimiliki oleh Desa Kalanganyar, daerah wisata memancing dan kuliner serta kegiatan dari Posdaya Ekonomi tersebut, kamipun juga mempublikasikannya melalui sebuah sosial media berupa blog. Blog ini nantinya digunakan agar dapat menjangkau masyarakat lebih luas mencari tau mengenai Desa Kalanganyar dan sebagai bentuk dokumentasi kegiatan KKN kelompok 36 selama berkontribusi di Desa Kalanganyar. Program penyuluhan promosi yang akan memberdayakan karangtaruna di desa Kalanganyar agar mampu menggunakan teknologi, yang nantinya akan diarahkan demi kemajuan desa. Program ini melibatkan kerja sama antara remaja karangtaruna dan para pengusaha lokal yang nantinya akan menguntungkan semua pihak termasuk desa. Mahasiswa mempersiapkan sarana dan prasarana untuk pendirian program promosi melalui media teknologi. Setelah semua kebutuhan telah dipenuhi, mahasiswa KKN mengajak para pebisnis lokal untuk diajak kerjasama agar produk olahan mereka mau di promosikan oleh karangtaruna setempat. Selanjutnya, penyuluhan dan pelatihan di fokuskan kepada para karangtaruna agar mampu mengoperasikan sendiri media teknologi yang akan digunakan untuk mempromosikan potensi desa mereka.

RKA & ASR

Tidak ada komentar:

Posting Komentar